"Masih
banyak anak berkebutuhan khusus yang tak mengenyam pendidikan formal
SLB," kata Sekretaris KPAI, Maria Advianti, dalam siaran pers KPAI yang
diterima di Jakarta, Selasa (4/12).
Ia memaparkan, jumlah siswa berkebutuhan khusus baru sekitar 75 ribu siswa atau berarti sekitar 20 persen dari total 347 ribu anak berkebutuhan khusus yang terdapat di Indonesia.
Padahal, ujar Maria, anak-anak tersebut membutuhkan fasilitas tumbuh kembang khusus agar memiliki hak untuk mendapatkan penghormatan atas integritas mental dan fisik berdasarkan kesamaan dengan orang lain.
Ia mencontohkan, anak tuna grahita membutuhkan pembinaan dan pendampingan terus-menerus oleh tenaga kesehatan karena umumnya sulit untuk hidup mandiri. "Tidak semua anak dengan disabilitas berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi memadai sehingga dapat memenuhi kebutuhan khusus anak mereka," kata Maria.
Dia berharap, pemerintah pusat maupun daerah sebaiknya menyediakan fasilitas kesehatan untuk anak dengan disabilitas yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, terjangkau secara ekonomi serta berkualitas. (BE-50)
Ia memaparkan, jumlah siswa berkebutuhan khusus baru sekitar 75 ribu siswa atau berarti sekitar 20 persen dari total 347 ribu anak berkebutuhan khusus yang terdapat di Indonesia.
Padahal, ujar Maria, anak-anak tersebut membutuhkan fasilitas tumbuh kembang khusus agar memiliki hak untuk mendapatkan penghormatan atas integritas mental dan fisik berdasarkan kesamaan dengan orang lain.
Ia mencontohkan, anak tuna grahita membutuhkan pembinaan dan pendampingan terus-menerus oleh tenaga kesehatan karena umumnya sulit untuk hidup mandiri. "Tidak semua anak dengan disabilitas berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi memadai sehingga dapat memenuhi kebutuhan khusus anak mereka," kata Maria.
Dia berharap, pemerintah pusat maupun daerah sebaiknya menyediakan fasilitas kesehatan untuk anak dengan disabilitas yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, terjangkau secara ekonomi serta berkualitas. (BE-50)

5 komentar:
keren + baguss thuu
duh, jdi sdih nich..
emmm
iya, ikut sedih juga
hmmmm,,,, trut sdih,,,
Posting Komentar